Rabu, 29 Februari 2012

Memperbaiki Windows XP Tanpa Install Ulang

Memperbaiki Windows XP Tanpa Install Ulang
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Ketik: CD i386
- Ketik: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Ketik: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Ketik: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Ketik: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: copy \windows\repair\system
- Ketik: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Ketik: COPY X:\i386\NTLDR C:\
- Ketik: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Mengenal Error Blue Screen Pada Windows

Mengenal Error Blue Screen Pada Windows
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Error ini yang paling sering muncul pada saat terjadi Blue Screen.
Pesan kesalahan ini biasanya disebabkan kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Penyebabnya:
- Driver yang bentrok atau tidak cocok
- Permasalahan pada Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Permasalahan pada Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card
2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan error ini setidaknya sudah sedikit memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya.
Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan error seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang terlalu panas
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat
4. DATA_BUS_ERROR
Pesan error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Pesan error ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.
8. BAD_POOL_CALLER
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan error ini disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

Cara Setting GPRS Dan MMS Pada Operator GSM



Cara Setting GPRS Dan MMS Pada Operator GSM
KARTU HALLO
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 6616 dengan pesan :
Ketik : GPRS
KARTU SIMPATI/KARTU AS
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 6616 dengan pesan :
Ketik : GPRS[spasi]angka dibelakang simcard Anda (Nomor ICCID/Integrated Circuit Card Identification)
Setting Manual GPRS
Profile Name : TSEL GPRS
APN : Telkomsel
User name : wap
Password : wap123
Authentication : Normal
Gateway IP address : 10.1.89.130
Homepage : http://wap.telkomsel.com
Data Bearer : GPRS
Proxy port number : 9201 atau 8000
Setting Manual MMS
Connection Name: tel-MMS
Data Bearer: GPRS
Access Point Name: mms
Username: wap
Prompt Password: No
Password: wap123
Authentication: Normal
Proxy address: 10.1.89.150
Homepage: http://mms.telkomsel.com/
Connection Security: Off
KARTU MATRIX
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 888 dengan pesan :
ACT[spasi]GPRS
KARTU MENTARI
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 3000 dengan pesan :
Ketik : GPRS[spasi] merk HP[spasi] tipe HP
Setting Manual GPRS
Profile Name : INDOSATGPRS
Homepage URL : http://wap.klub-mentari.com
IP Address : 10.19.19.19
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatgprs
Setting Manual MMS
Profile Name : INDOSATGPRS
Homepage URL : http://mmsc.indosat.com
IP Address : 10.19.19.19:8080
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatmms
KARTU IM3
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 3939 dengan pesan :
Ketik : GPRS[spasi] merk HP[spasi] tipe HP
Setting Manual GPRS
Connection name : M3-GPRS
Access point name : www.indosat-m3.net
User name : gprs
Password : im3
Authentication : Normal
Homepage : http://wap.indosat-m3.net
IP address : 010.019.019.019
Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
Setting Manual MMS
Connection name : M3-MMS
Access point name : indosatmms
User name : indosatmms
Password : indosatmms
Authentication : Normal
Homepage : http://mmsc.indosat-m3.net
IP address : 010.019.019.019
Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
KARTU XL
Setting Melalui SMS
Ketik SMS dengan isi : GPRS[spasi][spasi] Kirim ke 9667
Ketik SMS dengan isi : MMS[spasi][spasi] Kirin ke 9667
Setting Manual GPRS
Connection Name: XL-GPRS
Data Bearer: GPRS
Access Point Name: www.xlgprs.net
Username: xlgprs
Prompt Password: No
Password: proxl
Authentication: Normal
Homepage: http://wap.lifeinhand.com
Connection Security: Off
Session Mode: Permanent
IP Address: Automatic
Proxy Server Address: 202.152.240.050
Proxy Port Number: 8080
Setting Manual MMS
Connection Name: XL-MMS
Data Bearer: GPRS
Access Point Name: www.xlmms.net
Username: xlgprs
Prompt Password: No
Password: proxl
Authentication: Normal
Homepage: http://mmc.xl.net.id/servlets/mms
Connection Security: Off
Session Mode: Permanent
IP Address: Automatic
Proxy Server Address: 202.152.240.050
Proxy Port Number: 8080
KARTU 3(THREE)
Setting Manual GPRS
Settings Name: 3-GPRS
Homepage : http://wap.three.co.id/
Proxies : Enable
Proxy address : 10.4.0.10
Port : 3128
GPRS access point : 3gprs
Authentication type : Normal
Login type : Automatic
Username : 3gprs
Password : 3gprs
Setting Manual MMS
Settings name : 3-MMS
Homepage : http://mms.hutch.co.id/
GPRS access point : 3mms
Authentication type : Normal
Username : 3mms
Password : 3mms
Allow adverts : No
KARTU AXIS
Setting Manual GPRS
Connection Name : AXIS
Data Bearer : GPRS atau PS
Access Point Name (APN) : AXIS
Username : AXIS
Prompt Password : No
Password : 123456
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
Homepage : http://wap.axisworld.co.id
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent
Setting Manual MMS
Connection Name : AXISmms
Data Bearer : GPRS atau PS
Access Point Name (APN) : AXISmms
Username : AXIS
Prompt Password : No
Password : 123456
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
Homepage / MMS Server : http://mmsc.AXIS
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

Command yang ada di mIRC

Berikut daftar command-command yang ada di mIRC :
ChanServ
1. Register Channel = /cs register (#channel) (password) (desikripsi)
2. Identify Channel = /cs identify (#channel) (password)
3. Successor = /cs set (#channel) successor (nickname)
4. Drop Channel = /cs drop (#channel)
5. Ganti Pass Channel = /cs set (#channel) passwd (password lama) (password
baru)
6. Lupa Pass Channel = /cs sendpass (#channel) (email)
7. Founder Baru (Identify #Channel Dulu) = /cs set (#channel) founder
8. Mailblock = /cs set (#channel) mailblock (on/off)
9. Private = /cs set (#channel) private (on/off)
10. Set Description = /cs set (#channel) desc (deskripsinya)
11. Set Topic = /cs set (#channel) topik (topiknya)
12. Set URL = /cs set (#channel) url (alamat url-nya)
13. Set Mlock = /cs set (#channel) mlock (tulis modenya)
14. Set Restrict = /cs set (#channel) restrict (on/off)
15. Set KeepTopic = /cs set (#channel) keeptopic (on/off)
16. Set TopikLock = /cs set (#channel) topikclock (off/sop/founder)
17. Set Memo Channel = /cs set (#channel) memo (none/aop/sop/founder)
18. Set OP-Guard = /cs set (#channel) opguard (on/off)
19. Add/Del Sop = /cs sop (#channel) (add/del) (nick)
20. Add/Del Aop = /cs aop (#channel) (add/del) (nick)
21. Lihat List Op = /cs (aop/sop) (#channel) list
22. Akick Nick = /cs akick (#channel) (add/del) (Nick!*@*)
23. Akick Ident = /cs akick (#channel) (add/del) (*!ident@*)
24. Akick IP Address = /cs akick (#channel) (add/del) (*!*@IP Addressnya)
25. Akick List = /cs akick (#channel) list
26. Op List = /cs (sop/aop) (#channel) list
27. Lihat Akses = /cs why (#channel) (nick)
28. Unban = /cs unban (#channel) (nick)
29. Invite = /cs invite (#channel) (nick)
30. Info = /cs info (#channel)
31. Access Channel = /cs access (#channel) (nick op)
32. Count = /cs count (#channel)
NickServ :
1. Register Nick = /ns register (password) (email)
2. Identify Nick = /ns identify (password)
3. Ganti Pass = /ns set passwd (password lama) (password baru)
4. Enforce = /ns set enforce (on/off)

5. Kill Ghost = /ns ghost (nick) (password)
6. Kill = /ns set kill (on/off)
7. Recover = /ns recover (nick) (password)
8. Release = /ns release (nick) (password)
9. Drop = /ns drop (nick)
10. No Op = /ns set noop (on/off)
11. No Memo = /ns set nomemo (on/off)
12. Info = /ns info (nickname)
13. URL = /ns set url (http:// )
14. Ganti Email = /ns set email (password) (emailnya)
15. Showemail = /ns set showemail (on/off)
16. MailBlock = /ns set mailblock (on/off)
MemoServ :
1. Send Nick = /ms send (nickname) (pesan)
2. Send OP = /ms send (#channel) (pesan)
3. Send SOP = /ms sendsop (#channel) (pesan)
4. Lihat Memo = /ms list
5. Baca Memo = /ms read (no. list memo)
6. Hapus Memo = /ms del (no. list memo)
7. Hapus Semua = /ms del all
Perintah Dasar mIRC :
1. Ganti nick = /nick (nick baru)
2. Notice = /notice (nick) (pesan)
3. Masuk Channel = /join (#channel)
4. Keluar Channel = /part (#channel)
5. Keluar IRC = /quit (pesan)
6. Ganti Server = /server (nama server)
7. Private = /query (nick)
8. Invite = /invite (nick) (#channel)
9. Mode I = /mode (nick) +I
10. Ignore = /ignore (nick)
11. Action = /me (pesan)
12. Whois = /whois (nick)
13. Away = /away (pesan)
14. Balik Away = /away
15. Ping = /ping (nick)
16. Bersihkan layar = /clear
Perintah Standar Untuk OP Channel :
/kick (#channel) (nick) = kick user
/topik (#channel) (topiknya) = mengganti topik channel
/kick (#channel) (nick) (alasan) = kick user dengan alasan
/mode (#channel) +b *!*@IPnya = Band IP user, missal /mode #channel +b *!*@125.123.19.*
/mode (#channel) +b nick!*@* = Ban nick user, missal /mode #channel +b nick!*@*
/mode (#channel) +o (nick) = memberikan Op pada user
/mode (#channel) +v (nick) = memberikan voice pada user
/mode (#channel) -o (nick) = menurunkan user agar tidak Op lagi
/mode (#channel) -v (nick) = mengambil voice user
/mode (#channel) +/- ntispklRrmc = set mode channel
/channel = melihat mode dan ban list channel
Semoga Bermanfaat bagi anda

Tips perbaikan komputer

Yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perbaikan sebuah komputer adalah menyiapkan peralatan yang diperlukan dalam perbaikan komputer tersebut baik itu hardware maupun software.

Untuk hardware yang perlu disediakan seperti obeng (plus dan min), avo meter dan tang. Ketiga alat ini adalah kebutuhan yang sangat mendasar apabila ketiga alat seperti obeng, avo meter dan tang tersebut tidak ada sebaiknya jangan coba-coba untuk melakukan perbaikan computer karena sudah pasti akan mengalami kendala. Sedangkan untuk software, yang harus disediakan adalah system operasi, aplikasi standard seperti Microsoft office serta anti virus. Selain itu driver-driver yang dibutuhkan untuk hardware computer tersebut.
Setelah peralatan sudah tersedia barulah memulai melakukan pengecekan terhadap computer yang rusak.
Sebelum mengambil tindakan terhadap komputer yang rusak perhatikan kabel power listrik yang terhubung antara central processing unit (cpu) dengan stop kontak. Putuskan hubungan listrik antara cpu dengan stop kontak terlebih dahulu.

Power supply

Setelah saluran listrik terputus barulah mulai membuka penutup cpu (casing), kemudian lepas semua kabel yang terpasang antara komponen dengan mainboard seperti kabel data antara hard disk, cd-rom, power supply.

Lakukan pengecekan terhadap tegangan yang keluar dari power supply apakah masih sesuai dengan keterangan yang tertera pada case power supply atau tidak. Jika sudah tidak sesua maka lakukan perbaikan pada power supply atau ganti dengan power supply yang baru. Malasah perbaiki atau ganti power supply tergantung kepada berat atau ringannya kerusakan pada power supply. Jika kerusakan sangat parah (terjadi hubungan pendek dan terbakar) akan lebih baik diganti dengan yang baru.

Memori

Apabila pada pemeriksaan awal pada power supply dan ternyata semua ukuran voltage masih dalam keadaan baik maka selanjutnya periksa kebersihan kepingan memori khususnya pada bagian kuning emas yang tertancap ke motherboard. Lakukan pembersihan pada bagian kuning emas dengan menggunakan karet penghapus.

Kartu-Kartu

Selain memori, yang harus dilakukan pembersihan adalah kartu-kartu (cards) seperti vga card, sound card, modem, lan card, tv-tunner card (internal tv tunner).
Processor
Processor sangat penting dalam system komputer karena merupakan pusat pengolahan data. Processor harus dijaga suhunya pada saat melakukan pemrosesan data, oleh karena itu prosesor biasa dilengkapi dengan pendingin dan sebuah kipas angin (fan) kecil untuk mengatur agar suhu pada prosesor tidak melebihi batas maksimum yang sudah ditentukan. Apabila dalam pengecekan ditemukan panas suhu processor melebihi batas maksimum sebaiknya lakukan pembersihan pada heatsink dan kipas. Hal ini dilakukan apabila fungsi kipas masih normal (bisa berputar dengan baik). Apabila kipas tidak berfungsi dengan baik sebaiknya lakukan penggantian dengan kipas yang baru. Kerusakan secara fisik jarang terjadi pada processor namun tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan pada processor. Untuk membuktikannya, coba gunakan processor tersebut pada motherboard yang berbeda.

Mainboard/motherboard

Motherboard tidak kalah pentingnya dengan processor. Motherboard lebih sering rusak diakibatkan oleh kurang stabilnya aliran listrik, mematikan komputer dengan tidak melakukan proses shutdown yang benar (langsung mematikan aliran listrik), terjadinya hubungan pendek (korsleting listrik) akibat debu.
Perhatikan pada kaki-kaki komponen yang tertancap, apakah ada yang terbakar atau tidak jika ada yang terbakar, maka kemungkinan motherboard tersebut rusak. Apabila motherboard rusak maka jalan keluarnya harus melakukan penggantian motherboard yang baru, karena untuk mengganti komponen tersebut akan mengalami kesulitan karena ukurannya sangat kecil.
Semoga tips di atas bisa membantu

Mungkinkah Komputer Baru Bisa Rusak

Jawabannya adalah Sangat Mungkin, kenapa ? berikut jawabannya.

Komputer baru dalam artian baru beli bisa saja dikatakan rusak apabila tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya (bagi pengguna komputer awam) kenapa demikian misalnyanya saja menjalankan salah satu aplikasi dan tidak berjalan dengan baik, hal ini bisa dikatakan komputer rusak.

Dari pengalaman saya saat dipanggil untuk melakukan perbaikan komputer ada banyak macam keluhan ada yang mengatakan komputer saya rusak, komputer saya mati, komputer saya tidak bisa hidup pokoknya macam-macam penyampaian masalah kerusakan komputer.

Sebenarnya kerusakan komputer hanya ada dua yaitu yang pertama kerusakan pada software dan yang kedua adalah kerusakan pada hardware atau alat dari komputer itu sendiri (perangkat keras).

Apabila kerusakan pada hardware biasanya kalau komputer tersebut masih baru dan beli disertai garansi replay (tukar) ataupun garansi service biasanya tidak mungkin langsung rusak.


Berbeda halnya dengan kerusakan daripada software, kerusakan pada software ini bisa saja terjadi setelah melakukan pembelian komputer artinya setelah membeli komputer hari ini besoknya sudah rusak, itu bisa saja terjadi karena software yang terinstall pada komputer tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Kenapa demikian ? begini... sebagai pengguna komputer yang masih awam biasanya mencoba-coba hal yang baru (seperti saya dulu hehehe...) termasuk mencoba semua perintah yang ada di komputer tersebut yang mana tidak semua perintah di komputer berfungsi untuk memperbaiki namun dengan perintah tersebut bisa merusak software yang ada di dalam komputer itu sendiri.

Misalkan saja perintah delete atau perintah format, kedua perintah ini sangat bahaya apabila dilakukan oleh pengguna komputer yang masih awam. Bagaimana tidak jika seseorang menghapus salah satu file aplikasi atau bahkan file sistem operasi sehingga aplikasi atau os tersebut tidak berjalan dengan baik.
Bila ini sudah terjadi ujung-ujungnya telpon dan panggil si penjual komputer yang katanya koq baru sehari komputer sudah rusak ?

Selain itu juga ada hal lain yang tidak sengaja dilakukan oleh pengguna itu sendiri misalnya kerusakan software oleh karena diserang virus yang secara diam-diam menyusup masuk ke komputer setelah melakukan koneksi ke internet atau ke paralatan lain misalnya flash disk, handphone (hp), memori card dan peralatan lainnya.

Virus-virus inilah yang menyebabkan kerusakan pada software sehingga komputer baru sekalipun bisa dikatakan rusak karena fungsi dari komputer tersebut tidak bisa berjalan sebagai mana mestinya.

Oleh karena itu jagalah komputer anda dari hal-hal yang dapat merusak hardware maupun software sehingga penggunaan komputer anda menjadi lebih awet dan tahan lama. Semoga info ini bermanfaat.

Bagaimana Cara Mengubah Booting Komputer Dari CD-ROM

Dulu installasi software pada komputer dilakukan dengan menggunakan disket, namun saat ini sudah jauh berbeda yaitu menggunakan compact disk (cd). Dalam cd bisa tersimpan banyak macam program dan driver.

Karena saat inisemua program sudah tersimpan di dalam cd maka proses booting pun harus melalui cd, namun masalahnya adalah settingan BIOS (basic input/output system) pada keadaan defaultnya tidak mengarahkan booting ke cd rom sehingga masih banyak yang belum tau bagaimana mengubah aturan booting dalam BIOS agar CD-lah yang menjadi prioritas pertama pada saat melakukan booting.

Untuk masuk ke menu BIOS caranya berbeda-beda ada yang menggunakan tombol DEL ada yang menggunakan tombol fungsi F2 dan ada juga yang menggunakan variasi 2 tombol pada keyboard, namun semuanya bisa dilihat pada saat bios dibaca pertama kali dan terlihat pada monitor.

Apabila proses booting terlalu cepat sehingga anda tidak sempat membaca atau bahkan menekan tombol untuk masuk ke bios maka sebaiknya anda menekan tombol Pause/Break pada keyboard untuk menghentikan sementara proses booting, hal ini dilakukan agar kita sempat membaca perintah yang dapat dilakukan untuk bisa dpat masuk ke dalam menu BIOS.

Pada artikel ini kita menggunakan tombol DEL yang lebih sering ditemui saat ini.
Langkah awal untuk masuk ke dalam menu BIOS adalah nyalahkan komputer, dengan menekan power komputer, perhatikan lampu pada keyboard berkedip maka tekan tombol DEL berkali-kali dengan maksud agar anda tidak terlambat menekan tombol DEL.

Setelah masuk pada menu BIOS perhatikan menu pilihan Advanced BIOS Features, disana terdapat pilihan First Boot Device. Geser kursor dan tempatkan pada First Boot Device kemudian lakukan pemilihan media booting dengan menggunakan tanda tambah (+) atau tanda kurang (-). Karena pada prkatek kita kali ini untuk booting menggunakan cd maka pilihlah CD-ROM sebagai media booting awal.

Langkah berikutnya adalah klik Esc pada keyboard untuk keluar dari menu Advaced BIOS Feature dan kembali ke manu utama BIOS. Dari menu utama BIOS pilihlah Save & Exit Setup kemudian pilih Y (yes) dan tekan Enter untuk keluar dari menu BIOS sekaligus melakukan Booting.

Sekarang komputer anda akan selalu membaca cd-rom sebagai proses booting pada komputer anda yang telah anda lakukan perubahan, apabila anda menghendaki untuk mengembalikan booting dari cd-rom ke hard disk, maka langkah masuk ke BIOS setupnya adalah sama dan gantilah First Boot Device dengan Hard Disk