Jumat, 02 Maret 2012
Saya akan membagikan sedikit tips bagi anda untuk menyembunyikan file rahasia anda ke dalam sebuah file gambar.
Sebelumnya pastikan bahwa komputer anda telah terinstall WinRar.
Langkah 1 :
Kumpulkan file-file anda yang ingin di sembunyikan dan compress jadi satu dengan menggunakan Winrar.
Misalkan beri nama filerahasia.rar
Langkah 2 :
Siapkan sebuah file gambar (.jpg).
Misalkan beri nama gambar.jpg
Langkah 3 :
Letakkan kedua file tersebut ( File gambar.jpg dan filerahasia.rar )dalam sebuah directory yang sama.
misalkan Drive c:
Langkah 4 :
Buka command prompt dan ketikkan :
c:\>copy /b gambar.jpg+filerahasia.rar hasil.jpg
Langkah 5 :
Setelah itu akan tercipta sebuah file baru dengan nama hasil.jpg.
Coba anda buka file hasil.jpg.
Sekilas tidak akan ada bedanya dengan file gambar.jpg milik anda kecuali ukuran filenya yang bertambah besar.
Anda tetap bisa membuka file tersebut dengan Picture Editor atau Image Viewer anda.
Tidak ada tanda-tanda bahwa sebenarnya ada sebuah file rahasia didalamnya.
Langkah 6 :
Bagaimana cara membuka file rahasia anda?
Klik kanan pada file hasil.jpg lalu pilihlah [Open With] –> [Choose Program..]. Pilihlah WinRar lalu klik [OK].
Anda akan bisa melihat file rahasia anda dan bisa mengextract seperti biasanya.
Semoga Bermanfaat.
Kamis, 01 Maret 2012
Pengenalan Dasar Tentang Jaringan Komputer Berdasarkan kriterianya, jaringan Komputer
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
- Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
- Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
-Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
- Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
- Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
-Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
yang gak tahu sih
dengan hot spot area. Hot Spot adalah sebuah fasilitas yang memungkinkan
kita bisa terkoneksi dengan internet tanpa menggunakan kabel atau
nirkabel. Hot Spot saat ini banyak disediakan ditempat-tempat seperti
rumah makan, rumah sakit, cafe dan lain sebgainya. Tujuannya tidak lain
adalah agar para konsmumen atau pengunjung betah untuk datang ke tempat
tersebut. Tapi sayang ada sebagian dari kita yang tidak tahu bagaimana
cara setting koneksi internet menggunakan wi fi pada hot spot area,
sehingga fasilitas gratis tersebut terlewatkan begitu saja. Nah, untuk
itu saya sajikan setting koneksi internet menggunakan wi fi pada hot
spot area sebagai berikut.
Syarat utama yang harus kita miliki adalah sebuah laptop yang sudah
memiliki wi fi terintergrasi. Wi Fi yang kepanjangannya Wireless
Fidelity adalah salah satu media untuk koneksi internet tanpa kabel.
Dengan akses internet menggunakan Wi FI maka pengguna tidak usah ribet
dengan kabel. Karena sekarang sudah banyak Hot Spot yang menyediakan
layanan Wi Fi Gratis.
Wi fi dibagi kedalam tiga kelas yaitu kelas a/b/g dengan kecepatan
maksimum 54 Mbps. Umumnya laptop/notebook maupun pemancar wi-fi sekarang
ini telah mendukung kecepatan untuk ketiga kelas di atas. Yang penting
adalah kelas antara pemancar dan penerima wi-fi harus sama sehingga
sinkron
Berikut Cara Setting koneksi internet Wi Fi di Windows XP dan WIndows 7
Laptop atau Komputer anda :
Pastikan telah terinstall driver dari perangkat wi-fi pada
komputer/laptop anda. Wi-fi internal atau eksternal sama saja yang
penting berfungsi dan driver telah dipasang.
Jika telah terpasang sempurna driver (lihat di device manager),
biasanya akan otomatis terdetect jika ada jaringan hotspot yang berada
di daerah jangkauan. Petunjuk koneksi terlihat pada bagian icon sys tray
Windows di kiri bawah layar.
Pada Control Panel » Network Connection klik dua kali pada wireless
network connection yang ada (bisa juga dari icon sys tray)
Pada menu samping kiri, pilih refresh netwok list, sehingga akan
muncul daftar nama pemancar hotspot yang berada di daerah jangkauan
Koneksi wireless dibagi dalam dua kelompok: unsecured dan secured.
Pada unsecured laptop kita akan otomatis terdaftar dan kita akan
mendapatkan IP address dinamik. Sedangkan pada secured kita harus
registrasi terlebih dahulu ke admin jaringan baru mendapatkan IP
address.
Pilih salah satu yang unsecured jika ada dari daftar pilihan koneksi
wireless yang tersedia. Jika yang pemancar yang unsecured banyak,
pilihlah yang kuat sinyalnya seperti yang dilihat pada masing-masing
indikasi kualitas sinyal.
cara koneksi internet tanpa kabel dengan menggunakan Wi Fi di
jaringan Hot Spot Cara Koneksi Internet Wi Fi di Jaringan Hot Spot
Windows XP dan Windows 7
Kemudian tekan tombol connect pada bagian kanan bawah, tunggu proses
untuk mendapatkan IP address secara otomatis selesai
Jika connect, pada icon tray, akan muncul icon wi-fi yang menyala
hijau dilengkapi dengan jenis kekuatan sinyal yang diterima seperti
Excelent (54 Mbps), Very Good, Good, Low, dan yang paling jelek kategori
poor
Jika jaringan terputus, biasanya akan otomatis tersambung lagi
pemancar yang sama atau pemancar lain yang lebih baik kualitas
sinyalnya.
berhati-hatilah dengan data pada komputermu, jangan ada folder yang
di-share bebas sehingga orang lain bisa mengirim program jahat.
Nah, itulah Cara Setting Koneksi Internet Wi Fi di Jaringan Hot Spot
Area mungkin bisa membantu anda agar bisa koneksi internet tanpa kabel
dengan menggunakan Wi Fi di jaringan Hotspot, dengan demikian mulai
sekarang anda bisa memanfaatkan hot spot yang disediakan di
tempat-tempat tertentu. Syartnya tentu anda harus membawa laptop
sendiri, jangan pinjam punya pemilik restoran atau cafe. Hehe...
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/02/cara-setting-koneksi-internet-wi-fi-di.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
Sumber : http://fadhilgalery.blogspot.com/2012/02/cara-setting-koneksi-internet-wi-fi-di.html
Copyright http://fadhilgalery.blogspot.com/
Rabu, 29 Februari 2012
Memperbaiki Windows XP Tanpa Install Ulang
Memperbaiki Windows XP Tanpa Install Ulang
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Ketik: CD i386
- Ketik: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Ketik: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Ketik: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Ketik: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: copy \windows\repair\system
- Ketik: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Ketik: COPY X:\i386\NTLDR C:\
- Ketik: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
1. Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal.
- Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
Ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
- Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,
Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”.
- Ketika ditanya, klik tombol Next
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart.
- Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
- Selesai
Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.
2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Ketik: CD i386
- Ketik: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
3. HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Ketik: bootcfg /list
Menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini
- Ketik: bootcfg /rebuild
Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
4. Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan:
“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Ketik: cd \windows\system32\config
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
- Ketik: copy \windows\repair\system
- Ketik: copy \windows\repair\software
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
5. NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)
Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:
a. Untuk partisi tipe FAT
- Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk (root) C:\
b. Untuk partisi tipe NTFS
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
- Biasanya #1
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
- Ketik: COPY X:\i386\NTLDR C:\
- Ketik: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
Mengenal Error Blue Screen Pada Windows
Mengenal Error Blue Screen Pada Windows
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Error ini yang paling sering muncul pada saat terjadi Blue Screen.
Pesan kesalahan ini biasanya disebabkan kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Penyebabnya:
- Driver yang bentrok atau tidak cocok
- Permasalahan pada Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Permasalahan pada Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card
2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan error ini setidaknya sudah sedikit memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya.
Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan error seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang terlalu panas
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat
4. DATA_BUS_ERROR
Pesan error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Pesan error ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.
8. BAD_POOL_CALLER
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan error ini disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Error ini yang paling sering muncul pada saat terjadi Blue Screen.
Pesan kesalahan ini biasanya disebabkan kerena ada ketidakcocokan driver yang terinstall di komputer.
Penyebabnya:
- Driver yang bentrok atau tidak cocok
- Permasalahan pada Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda
- Permasalahan pada Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card
2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan error ini setidaknya sudah sedikit memberikan gambaran di mana kerusakan berada, yaitu ada di partisi atau filesystemnya tetapi bukan di harddisknya.
Kita bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk.
3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Bila Anda mendapatkan pesan error seperti ini, dapat disebabkan karena:
- Overclock Hardware yang berlebihan
- Komponen komputer yang terlalu panas
- BIOS yang korup
- Memory dan CPU yang cacat
4. DATA_BUS_ERROR
Pesan error ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak.
5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache)
6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Pesan error ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.
7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.
8. BAD_POOL_CALLER
Pesan error ini disebabkan karena adanya Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan error ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM
10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan error ini disebabkan oleh cacatnya CPU, atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.
Cara Setting GPRS Dan MMS Pada Operator GSM
Cara Setting GPRS Dan MMS Pada Operator GSM
KARTU HALLO
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 6616 dengan pesan :
Ketik : GPRS
KARTU SIMPATI/KARTU AS
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 6616 dengan pesan :
Ketik : GPRS[spasi]angka dibelakang simcard Anda (Nomor ICCID/Integrated Circuit Card Identification)
Setting Manual GPRS
Profile Name : TSEL GPRS
APN : Telkomsel
User name : wap
Password : wap123
Authentication : Normal
Gateway IP address : 10.1.89.130
Homepage : http://wap.telkomsel.com
Data Bearer : GPRS
Proxy port number : 9201 atau 8000
Setting Manual MMS
Connection Name: tel-MMS
Data Bearer: GPRS
Access Point Name: mms
Username: wap
Prompt Password: No
Password: wap123
Authentication: Normal
Proxy address: 10.1.89.150
Homepage: http://mms.telkomsel.com/
Connection Security: Off
KARTU MATRIX
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 888 dengan pesan :
ACT[spasi]GPRS
KARTU MENTARI
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 3000 dengan pesan :
Ketik : GPRS[spasi] merk HP[spasi] tipe HP
Setting Manual GPRS
Profile Name : INDOSATGPRS
Homepage URL : http://wap.klub-mentari.com
IP Address : 10.19.19.19
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatgprs
Setting Manual MMS
Profile Name : INDOSATGPRS
Homepage URL : http://mmsc.indosat.com
IP Address : 10.19.19.19:8080
Bearer : GPRS
User Name : indosat
Password : indosat
APN : indosatmms
KARTU IM3
Setting Melalui SMS
Kirim SMS ke 3939 dengan pesan :
Ketik : GPRS[spasi] merk HP[spasi] tipe HP
Setting Manual GPRS
Connection name : M3-GPRS
Access point name : www.indosat-m3.net
User name : gprs
Password : im3
Authentication : Normal
Homepage : http://wap.indosat-m3.net
IP address : 010.019.019.019
Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
Setting Manual MMS
Connection name : M3-MMS
Access point name : indosatmms
User name : indosatmms
Password : indosatmms
Authentication : Normal
Homepage : http://mmsc.indosat-m3.net
IP address : 010.019.019.019
Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
KARTU XL
Setting Melalui SMS
Ketik SMS dengan isi : GPRS[spasi][spasi] Kirim ke 9667
Ketik SMS dengan isi : MMS[spasi][spasi] Kirin ke 9667
Setting Manual GPRS
Connection Name: XL-GPRS
Data Bearer: GPRS
Access Point Name: www.xlgprs.net
Username: xlgprs
Prompt Password: No
Password: proxl
Authentication: Normal
Homepage: http://wap.lifeinhand.com
Connection Security: Off
Session Mode: Permanent
IP Address: Automatic
Proxy Server Address: 202.152.240.050
Proxy Port Number: 8080
Setting Manual MMS
Connection Name: XL-MMS
Data Bearer: GPRS
Access Point Name: www.xlmms.net
Username: xlgprs
Prompt Password: No
Password: proxl
Authentication: Normal
Homepage: http://mmc.xl.net.id/servlets/mms
Connection Security: Off
Session Mode: Permanent
IP Address: Automatic
Proxy Server Address: 202.152.240.050
Proxy Port Number: 8080
KARTU 3(THREE)
Setting Manual GPRS
Settings Name: 3-GPRS
Homepage : http://wap.three.co.id/
Proxies : Enable
Proxy address : 10.4.0.10
Port : 3128
GPRS access point : 3gprs
Authentication type : Normal
Login type : Automatic
Username : 3gprs
Password : 3gprs
Setting Manual MMS
Settings name : 3-MMS
Homepage : http://mms.hutch.co.id/
GPRS access point : 3mms
Authentication type : Normal
Username : 3mms
Password : 3mms
Allow adverts : No
KARTU AXIS
Setting Manual GPRS
Connection Name : AXIS
Data Bearer : GPRS atau PS
Access Point Name (APN) : AXIS
Username : AXIS
Prompt Password : No
Password : 123456
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
Homepage : http://wap.axisworld.co.id
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent
Setting Manual MMS
Connection Name : AXISmms
Data Bearer : GPRS atau PS
Access Point Name (APN) : AXISmms
Username : AXIS
Prompt Password : No
Password : 123456
Authentication : Normal
Gateway/Proxy IP Address : 10.8.3.8
Gateway/Proxy Port : 9201 atau 8080
Homepage / MMS Server : http://mmsc.AXIS
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent
Command yang ada di mIRC
Berikut daftar command-command yang ada di mIRC :
ChanServ
1. Register Channel = /cs register (#channel) (password) (desikripsi)
2. Identify Channel = /cs identify (#channel) (password)
3. Successor = /cs set (#channel) successor (nickname)
4. Drop Channel = /cs drop (#channel)
5. Ganti Pass Channel = /cs set (#channel) passwd (password lama) (password
baru)
6. Lupa Pass Channel = /cs sendpass (#channel) (email)
7. Founder Baru (Identify #Channel Dulu) = /cs set (#channel) founder
8. Mailblock = /cs set (#channel) mailblock (on/off)
9. Private = /cs set (#channel) private (on/off)
10. Set Description = /cs set (#channel) desc (deskripsinya)
11. Set Topic = /cs set (#channel) topik (topiknya)
12. Set URL = /cs set (#channel) url (alamat url-nya)
13. Set Mlock = /cs set (#channel) mlock (tulis modenya)
14. Set Restrict = /cs set (#channel) restrict (on/off)
15. Set KeepTopic = /cs set (#channel) keeptopic (on/off)
16. Set TopikLock = /cs set (#channel) topikclock (off/sop/founder)
17. Set Memo Channel = /cs set (#channel) memo (none/aop/sop/founder)
18. Set OP-Guard = /cs set (#channel) opguard (on/off)
19. Add/Del Sop = /cs sop (#channel) (add/del) (nick)
20. Add/Del Aop = /cs aop (#channel) (add/del) (nick)
21. Lihat List Op = /cs (aop/sop) (#channel) list
22. Akick Nick = /cs akick (#channel) (add/del) (Nick!*@*)
23. Akick Ident = /cs akick (#channel) (add/del) (*!ident@*)
24. Akick IP Address = /cs akick (#channel) (add/del) (*!*@IP Addressnya)
25. Akick List = /cs akick (#channel) list
26. Op List = /cs (sop/aop) (#channel) list
27. Lihat Akses = /cs why (#channel) (nick)
28. Unban = /cs unban (#channel) (nick)
29. Invite = /cs invite (#channel) (nick)
30. Info = /cs info (#channel)
31. Access Channel = /cs access (#channel) (nick op)
32. Count = /cs count (#channel)
NickServ :
1. Register Nick = /ns register (password) (email)
2. Identify Nick = /ns identify (password)
3. Ganti Pass = /ns set passwd (password lama) (password baru)
4. Enforce = /ns set enforce (on/off)
5. Kill Ghost = /ns ghost (nick) (password)
6. Kill = /ns set kill (on/off)
7. Recover = /ns recover (nick) (password)
8. Release = /ns release (nick) (password)
9. Drop = /ns drop (nick)
10. No Op = /ns set noop (on/off)
11. No Memo = /ns set nomemo (on/off)
12. Info = /ns info (nickname)
13. URL = /ns set url (http:// )
14. Ganti Email = /ns set email (password) (emailnya)
15. Showemail = /ns set showemail (on/off)
16. MailBlock = /ns set mailblock (on/off)
MemoServ :
1. Send Nick = /ms send (nickname) (pesan)
2. Send OP = /ms send (#channel) (pesan)
3. Send SOP = /ms sendsop (#channel) (pesan)
4. Lihat Memo = /ms list
5. Baca Memo = /ms read (no. list memo)
6. Hapus Memo = /ms del (no. list memo)
7. Hapus Semua = /ms del all
Perintah Dasar mIRC :
1. Ganti nick = /nick (nick baru)
2. Notice = /notice (nick) (pesan)
3. Masuk Channel = /join (#channel)
4. Keluar Channel = /part (#channel)
5. Keluar IRC = /quit (pesan)
6. Ganti Server = /server (nama server)
7. Private = /query (nick)
8. Invite = /invite (nick) (#channel)
9. Mode I = /mode (nick) +I
10. Ignore = /ignore (nick)
11. Action = /me (pesan)
12. Whois = /whois (nick)
13. Away = /away (pesan)
14. Balik Away = /away
15. Ping = /ping (nick)
16. Bersihkan layar = /clear
Perintah Standar Untuk OP Channel :
/kick (#channel) (nick) = kick user
/topik (#channel) (topiknya) = mengganti topik channel
/kick (#channel) (nick) (alasan) = kick user dengan alasan
/mode (#channel) +b *!*@IPnya = Band IP user, missal /mode #channel +b *!*@125.123.19.*
/mode (#channel) +b nick!*@* = Ban nick user, missal /mode #channel +b nick!*@*
/mode (#channel) +o (nick) = memberikan Op pada user
/mode (#channel) +v (nick) = memberikan voice pada user
/mode (#channel) -o (nick) = menurunkan user agar tidak Op lagi
/mode (#channel) -v (nick) = mengambil voice user
/mode (#channel) +/- ntispklRrmc = set mode channel
/channel = melihat mode dan ban list channel
Semoga Bermanfaat bagi anda
ChanServ
1. Register Channel = /cs register (#channel) (password) (desikripsi)
2. Identify Channel = /cs identify (#channel) (password)
3. Successor = /cs set (#channel) successor (nickname)
4. Drop Channel = /cs drop (#channel)
5. Ganti Pass Channel = /cs set (#channel) passwd (password lama) (password
baru)
6. Lupa Pass Channel = /cs sendpass (#channel) (email)
7. Founder Baru (Identify #Channel Dulu) = /cs set (#channel) founder
8. Mailblock = /cs set (#channel) mailblock (on/off)
9. Private = /cs set (#channel) private (on/off)
10. Set Description = /cs set (#channel) desc (deskripsinya)
11. Set Topic = /cs set (#channel) topik (topiknya)
12. Set URL = /cs set (#channel) url (alamat url-nya)
13. Set Mlock = /cs set (#channel) mlock (tulis modenya)
14. Set Restrict = /cs set (#channel) restrict (on/off)
15. Set KeepTopic = /cs set (#channel) keeptopic (on/off)
16. Set TopikLock = /cs set (#channel) topikclock (off/sop/founder)
17. Set Memo Channel = /cs set (#channel) memo (none/aop/sop/founder)
18. Set OP-Guard = /cs set (#channel) opguard (on/off)
19. Add/Del Sop = /cs sop (#channel) (add/del) (nick)
20. Add/Del Aop = /cs aop (#channel) (add/del) (nick)
21. Lihat List Op = /cs (aop/sop) (#channel) list
22. Akick Nick = /cs akick (#channel) (add/del) (Nick!*@*)
23. Akick Ident = /cs akick (#channel) (add/del) (*!ident@*)
24. Akick IP Address = /cs akick (#channel) (add/del) (*!*@IP Addressnya)
25. Akick List = /cs akick (#channel) list
26. Op List = /cs (sop/aop) (#channel) list
27. Lihat Akses = /cs why (#channel) (nick)
28. Unban = /cs unban (#channel) (nick)
29. Invite = /cs invite (#channel) (nick)
30. Info = /cs info (#channel)
31. Access Channel = /cs access (#channel) (nick op)
32. Count = /cs count (#channel)
NickServ :
1. Register Nick = /ns register (password) (email)
2. Identify Nick = /ns identify (password)
3. Ganti Pass = /ns set passwd (password lama) (password baru)
4. Enforce = /ns set enforce (on/off)
5. Kill Ghost = /ns ghost (nick) (password)
6. Kill = /ns set kill (on/off)
7. Recover = /ns recover (nick) (password)
8. Release = /ns release (nick) (password)
9. Drop = /ns drop (nick)
10. No Op = /ns set noop (on/off)
11. No Memo = /ns set nomemo (on/off)
12. Info = /ns info (nickname)
13. URL = /ns set url (http:// )
14. Ganti Email = /ns set email (password) (emailnya)
15. Showemail = /ns set showemail (on/off)
16. MailBlock = /ns set mailblock (on/off)
MemoServ :
1. Send Nick = /ms send (nickname) (pesan)
2. Send OP = /ms send (#channel) (pesan)
3. Send SOP = /ms sendsop (#channel) (pesan)
4. Lihat Memo = /ms list
5. Baca Memo = /ms read (no. list memo)
6. Hapus Memo = /ms del (no. list memo)
7. Hapus Semua = /ms del all
Perintah Dasar mIRC :
1. Ganti nick = /nick (nick baru)
2. Notice = /notice (nick) (pesan)
3. Masuk Channel = /join (#channel)
4. Keluar Channel = /part (#channel)
5. Keluar IRC = /quit (pesan)
6. Ganti Server = /server (nama server)
7. Private = /query (nick)
8. Invite = /invite (nick) (#channel)
9. Mode I = /mode (nick) +I
10. Ignore = /ignore (nick)
11. Action = /me (pesan)
12. Whois = /whois (nick)
13. Away = /away (pesan)
14. Balik Away = /away
15. Ping = /ping (nick)
16. Bersihkan layar = /clear
Perintah Standar Untuk OP Channel :
/kick (#channel) (nick) = kick user
/topik (#channel) (topiknya) = mengganti topik channel
/kick (#channel) (nick) (alasan) = kick user dengan alasan
/mode (#channel) +b *!*@IPnya = Band IP user, missal /mode #channel +b *!*@125.123.19.*
/mode (#channel) +b nick!*@* = Ban nick user, missal /mode #channel +b nick!*@*
/mode (#channel) +o (nick) = memberikan Op pada user
/mode (#channel) +v (nick) = memberikan voice pada user
/mode (#channel) -o (nick) = menurunkan user agar tidak Op lagi
/mode (#channel) -v (nick) = mengambil voice user
/mode (#channel) +/- ntispklRrmc = set mode channel
/channel = melihat mode dan ban list channel
Semoga Bermanfaat bagi anda
Tips perbaikan komputer
Yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perbaikan sebuah komputer
adalah menyiapkan peralatan yang diperlukan dalam perbaikan komputer
tersebut baik itu hardware maupun software.
Untuk hardware yang perlu disediakan seperti obeng (plus dan min), avo meter dan tang. Ketiga alat ini adalah kebutuhan yang sangat mendasar apabila ketiga alat seperti obeng, avo meter dan tang tersebut tidak ada sebaiknya jangan coba-coba untuk melakukan perbaikan computer karena sudah pasti akan mengalami kendala. Sedangkan untuk software, yang harus disediakan adalah system operasi, aplikasi standard seperti Microsoft office serta anti virus. Selain itu driver-driver yang dibutuhkan untuk hardware computer tersebut.
Setelah peralatan sudah tersedia barulah memulai melakukan pengecekan terhadap computer yang rusak.
Sebelum mengambil tindakan terhadap komputer yang rusak perhatikan kabel power listrik yang terhubung antara central processing unit (cpu) dengan stop kontak. Putuskan hubungan listrik antara cpu dengan stop kontak terlebih dahulu.
Power supply
Setelah saluran listrik terputus barulah mulai membuka penutup cpu (casing), kemudian lepas semua kabel yang terpasang antara komponen dengan mainboard seperti kabel data antara hard disk, cd-rom, power supply.
Lakukan pengecekan terhadap tegangan yang keluar dari power supply apakah masih sesuai dengan keterangan yang tertera pada case power supply atau tidak. Jika sudah tidak sesua maka lakukan perbaikan pada power supply atau ganti dengan power supply yang baru. Malasah perbaiki atau ganti power supply tergantung kepada berat atau ringannya kerusakan pada power supply. Jika kerusakan sangat parah (terjadi hubungan pendek dan terbakar) akan lebih baik diganti dengan yang baru.
Memori
Apabila pada pemeriksaan awal pada power supply dan ternyata semua ukuran voltage masih dalam keadaan baik maka selanjutnya periksa kebersihan kepingan memori khususnya pada bagian kuning emas yang tertancap ke motherboard. Lakukan pembersihan pada bagian kuning emas dengan menggunakan karet penghapus.
Kartu-Kartu
Selain memori, yang harus dilakukan pembersihan adalah kartu-kartu (cards) seperti vga card, sound card, modem, lan card, tv-tunner card (internal tv tunner).
Processor
Processor sangat penting dalam system komputer karena merupakan pusat pengolahan data. Processor harus dijaga suhunya pada saat melakukan pemrosesan data, oleh karena itu prosesor biasa dilengkapi dengan pendingin dan sebuah kipas angin (fan) kecil untuk mengatur agar suhu pada prosesor tidak melebihi batas maksimum yang sudah ditentukan. Apabila dalam pengecekan ditemukan panas suhu processor melebihi batas maksimum sebaiknya lakukan pembersihan pada heatsink dan kipas. Hal ini dilakukan apabila fungsi kipas masih normal (bisa berputar dengan baik). Apabila kipas tidak berfungsi dengan baik sebaiknya lakukan penggantian dengan kipas yang baru. Kerusakan secara fisik jarang terjadi pada processor namun tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan pada processor. Untuk membuktikannya, coba gunakan processor tersebut pada motherboard yang berbeda.
Mainboard/motherboard
Motherboard tidak kalah pentingnya dengan processor. Motherboard lebih sering rusak diakibatkan oleh kurang stabilnya aliran listrik, mematikan komputer dengan tidak melakukan proses shutdown yang benar (langsung mematikan aliran listrik), terjadinya hubungan pendek (korsleting listrik) akibat debu.
Perhatikan pada kaki-kaki komponen yang tertancap, apakah ada yang terbakar atau tidak jika ada yang terbakar, maka kemungkinan motherboard tersebut rusak. Apabila motherboard rusak maka jalan keluarnya harus melakukan penggantian motherboard yang baru, karena untuk mengganti komponen tersebut akan mengalami kesulitan karena ukurannya sangat kecil.
Semoga tips di atas bisa membantu
Untuk hardware yang perlu disediakan seperti obeng (plus dan min), avo meter dan tang. Ketiga alat ini adalah kebutuhan yang sangat mendasar apabila ketiga alat seperti obeng, avo meter dan tang tersebut tidak ada sebaiknya jangan coba-coba untuk melakukan perbaikan computer karena sudah pasti akan mengalami kendala. Sedangkan untuk software, yang harus disediakan adalah system operasi, aplikasi standard seperti Microsoft office serta anti virus. Selain itu driver-driver yang dibutuhkan untuk hardware computer tersebut.
Setelah peralatan sudah tersedia barulah memulai melakukan pengecekan terhadap computer yang rusak.
Sebelum mengambil tindakan terhadap komputer yang rusak perhatikan kabel power listrik yang terhubung antara central processing unit (cpu) dengan stop kontak. Putuskan hubungan listrik antara cpu dengan stop kontak terlebih dahulu.
Power supply
Setelah saluran listrik terputus barulah mulai membuka penutup cpu (casing), kemudian lepas semua kabel yang terpasang antara komponen dengan mainboard seperti kabel data antara hard disk, cd-rom, power supply.
Lakukan pengecekan terhadap tegangan yang keluar dari power supply apakah masih sesuai dengan keterangan yang tertera pada case power supply atau tidak. Jika sudah tidak sesua maka lakukan perbaikan pada power supply atau ganti dengan power supply yang baru. Malasah perbaiki atau ganti power supply tergantung kepada berat atau ringannya kerusakan pada power supply. Jika kerusakan sangat parah (terjadi hubungan pendek dan terbakar) akan lebih baik diganti dengan yang baru.
Memori
Apabila pada pemeriksaan awal pada power supply dan ternyata semua ukuran voltage masih dalam keadaan baik maka selanjutnya periksa kebersihan kepingan memori khususnya pada bagian kuning emas yang tertancap ke motherboard. Lakukan pembersihan pada bagian kuning emas dengan menggunakan karet penghapus.
Kartu-Kartu
Selain memori, yang harus dilakukan pembersihan adalah kartu-kartu (cards) seperti vga card, sound card, modem, lan card, tv-tunner card (internal tv tunner).
Processor
Processor sangat penting dalam system komputer karena merupakan pusat pengolahan data. Processor harus dijaga suhunya pada saat melakukan pemrosesan data, oleh karena itu prosesor biasa dilengkapi dengan pendingin dan sebuah kipas angin (fan) kecil untuk mengatur agar suhu pada prosesor tidak melebihi batas maksimum yang sudah ditentukan. Apabila dalam pengecekan ditemukan panas suhu processor melebihi batas maksimum sebaiknya lakukan pembersihan pada heatsink dan kipas. Hal ini dilakukan apabila fungsi kipas masih normal (bisa berputar dengan baik). Apabila kipas tidak berfungsi dengan baik sebaiknya lakukan penggantian dengan kipas yang baru. Kerusakan secara fisik jarang terjadi pada processor namun tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan pada processor. Untuk membuktikannya, coba gunakan processor tersebut pada motherboard yang berbeda.
Mainboard/motherboard
Motherboard tidak kalah pentingnya dengan processor. Motherboard lebih sering rusak diakibatkan oleh kurang stabilnya aliran listrik, mematikan komputer dengan tidak melakukan proses shutdown yang benar (langsung mematikan aliran listrik), terjadinya hubungan pendek (korsleting listrik) akibat debu.
Perhatikan pada kaki-kaki komponen yang tertancap, apakah ada yang terbakar atau tidak jika ada yang terbakar, maka kemungkinan motherboard tersebut rusak. Apabila motherboard rusak maka jalan keluarnya harus melakukan penggantian motherboard yang baru, karena untuk mengganti komponen tersebut akan mengalami kesulitan karena ukurannya sangat kecil.
Semoga tips di atas bisa membantu
Langganan:
Postingan (Atom)
